I'm Indonesian and I'm proud to say it

Kamu orang Indonesia? Are you an Indonesian citizen? Dengan lantang saya pasti menjawab, Iya! Dan, aku bangga! Tapi kenapa akhir-akhir ini aku ragu menetapkan harapan dan masa depan pada Indonesia? Hei kalian yang merasa berpikir keras untuk negeri ini, jawab pertanyaan aku. Kenapa saya bisa sampai ragu?!

Damai itu Indah

Damai, kita mulai dari diri sendiri. Mencontoh akhlak Rasulullah, lebih baik diam jika tidak dapat berkata benar. Satu hari saja di Indonesia tidak terdengar makian atau hujatan, dapat dibayangkan, betapa damainya suara di sekeliling kita. Bisakah kita melakukannya? Jawabnya sangat bisa

Bebaskan Palestina dari genggaman Zionis Israel!

Baitul maqdis merupakan ibu kota negeri syam yang terbentang dari suriah sampai palestina. Negeri ini sudah ada sejak lama dan tidak diketahui kecuali Allah Swt. Namun sekarang baitul maqdis dan palestina masih dalam genggaman zionis Israel.

Ganyang ISRAEL!

hancurkan israel. saat ini israel adalah penjajah yang harus dibasmi pemilik senjata nuklir yang sebenarmya di timur tengah. Israel bahkan lebih keji daripada NAZI jerman.

Anti FreeMason!

Keberadaan Masonry pertama kali diumumkan di Inggris pada tahun 1717. Sebelumnya, Masonry telah menyebar pertama di Inggris. Dengan menggunakan gagasan ”kemajuan”, kaum Mason berupaya menghancurkan agama

Selasa, 06 Desember 2011

Skylon, Pesawat Ulang-alik Nan Canggih Pengganti Discovery



Sejak pertama kali Columbia diluncurkan pada tahun 1981, pesawat ulang alik menjadi satu-satunya wahana untuk  mengantarkan manusia ke luar angkasa.  Pesawat ini dapat dikendarai manusia dan kargo ke luar angkasa (bukan sekadar sub-orbital), dan mengantarkannya lagi ke Bumi. Pesawat ulang alik yang pernah dibuat kemudian adalah Discovery (1983), Challenger (1983, meledak  pada tahun 1986), Atlantis (1985), dan Endeavour (1991 menggantikan Challenger). Semuanya dioperasikan oleh NASA (National Aeronautich and Space Administration) Amerika. Columbia sendiri pecah dan meledak saat memasuki atmosfer Bumi pada tahun 2005. Sejak itu Presiden George W. Bush memerintahkan agar armada pesawat ulang alik ini dimuseumkan pada tahun 2010. Kenyataannya, bahkan nyaris tidak digunakan lagi sampai sekarang.
Akhir Februari 2011 ini, Discovery menjalani misi terakhirnya sebelum akhirnya dikandangkan. Ketiga pesawat ulang alik lainnya akan dimuseumkan pada tahun 2012. Pertanyaannya, dengan tidak adanya pesawat ulang alik,apakah misi umat manusia ke luar angkasa harus terhenti? Sebagai catatatan, membuat pesawat ini tidak mudah. Pesawat ulang alik (misalnya Columbia) harus memiliki kecepatan 5.000 km/jam saat meninggalkan Bumi (sehingga harus  dibantu roket pendorong) dengan membawa beban berton-ton hingga mencapai 1.500-2.000 km di atas Bumi.

Perusahaan Inggris, Reaction Engines Ltd, ternyata saat ini telah mempersiapkan pesawat ulang alik generasi terbaru yang jauh lebih aman dan murah ketimbang armada pesawat ulang alik Amerika. Pesawat ini dinamai Skylon. Pesawat ini akan mampu lepas landas dan mendarat seperti pesawat konvensional di lapangan terbang biasa sehingga biaya misi ke luar angkasa menjadi lebih murah.  Bandingkan dengan pesawat-pesawat ulang alik NASA yang membutuhkan roket pendorong tambahan untuk mencapai kecepatan orbit, serta harus diluncurkan dari tempat khusus.
Salah satu kunci keberhasilan Skylon, seperti diungkapkan kepada CNN oleh Mark Hempsell, Direktur Program Reaction Engines Ltd, adalah mesin SABRE (Synergistic Air-Breathing Rocket Engine) di kedua sisi Skylon. Didesain oleh Alan Bond (Managing Director Reaction Engine Ltd), SABRE dapat memulai pembakaran dengan campuran Hidrogen dan udara sehingga pesawat dapat mencapai kecepatan 5,4 Mach (57.348 km/jam). Namun pada ketinggian 26 km di atas Bumi, saat kandungan udara menipis, SABRE mengubah pasokan mesin menjadi campuran Hidrogen-Oksigen cair. Teknologi SABRE merupakan teknologi paling mutakhir di dunia saat ini.

Dengan memiliki panjang tak lebih dari 90 meter, Skylon dirancang  mampu membawa beban lebih dari 12 ton sehingga cocok untuk misi-misi manusia ke luar angkasa. Bentuknya pun futuristik serta aerodinamis .  Menurut Hempsell, meskipun saat ini Skylon dirancang sebagai pesawat tanpa awak (unmanned), salah satu tujuan utama  pesawat ini adalah membawa manusia, satelit, dan barang-barang untuk penelitian ke ISS (International Space Station, satu-satunya stasiun luar angkasa Bumi ). Namun, pesawat ini juga dirancang untuk mampu untuk terbang ke Bulan dan Mars.
Salah satu hambatannya adalah teknologi ini membutuhkan investasi yang tidak sedikit. Meskipun pada tahun 2009 proposal proyek ini mendapat dana hibah sebesar 1 juta Euro (sekitar 1,9 juta USD atau Rp16,5 milyar) dari ESA (European Space Agency, lembaga penerbangan milik konsorsium negara-negara dan perusahaan di Eropa), namun dan itu masih sangat jauh dari cukup. Pengembangan pesawat ini membutuhkan dana sekitar 10 milyar USD (sekitar 87,5 triliun!) yang diharapkan 80% di antaranya disponsori oleh sektor swasta.

Meskipun sangat mahal, namun mengingat pesawat ini dapat digunakan berkali-kali dengan biaya operasional lebih murah, maka tidak mustahil pesawat ini akan populer beberapa tahun lagi. Menurut Richard Brown, direktur Center for Future Air-Space Transportation Technology di University of Stratchlide, Inggris, pesawat ini merupakan solusi paling efektif baik secara ekonomi maupun teknologi dalam melanjutkan misi umat manusia ke luar angkasa.  Bayangkan saja, saat ini untuk sekali penerbangan pulang pergi ke luar angkasa menggunakan pesawat ulang alik NASA, diperlukan antara 100-700 juta USD. Dengan menggunakan Skylon, pengguna cukup menyediakan dana sekitar 10 juta USD sekali jalan. Lagipula Skylon dapat digunakan sampai lebih dari 200 kali penerbangan.
Untuk masalah dana, rupanya para investor dan peneliti masih cukup optimis. Awal tahun 2011 ini saja Reaction Engine, Ltd telah melayangkan proposal penambahan dana kepada pemerintah Inggris. Sementara itu British National Space Center (semacam NASA-nya Inggris) sudah 2 tahun terakhir ini turut menyeponsori proyek Skylon. Jika pada bulan Juni tahun ini percobaan terbang prototype Skylon lancar, ESA berjanji mengucurkan tambahan dana. Pertanyaannya, dengan rapuhnya ekonomi dunia akhir-akhir ini (seperti krisis keuangan di Amerika, tingginya harga minyak dan emas, serta konflik-konflik regional yang membutuhkan biaya), akankah pesawat ini mendapat prioritas bagi para investor?

Skylon Tampak depan dan samping

Skylon Tampak depan dan samping
Skylon Seperti pesawat biasa | image from reaction engine

Skylon Seperti pesawat biasa | image from reaction engine
Skylon Mesin SABRE Skylon | image from wikipedia

Skylon Mesin SABRE Skylon | image from wikipedia
Skylon | image from cosmos magazine



SUMBER

Bahaya Virus Mematikan: Hasil Persilangan Flu Burung dan Flu Babi



Kita telah mendengar hebohnya wabah yang diakibatkan oleh flu babi (swine flu) pada tahun 2009 dan flu burung (avian flu) yang menyerang unggas. Kedua wabah itu cukup membuat para otoritas medis di berbagai negara kerepotan dan – bahkan – ketakutan, termasuk di Indonesia. Namun, apa jadinya jika virus H1N1 yang menyebabkan flu babi disilangkan dengan virus H9N2 yang menyebabkan flu burung? Sudah sejak beberapa tahun lalu beberapa ahli mengkhawatirkan persilangan tersebut, pasalnya virus H1N1 adalah sepupu dekat virus H9N2. Namun daripada menunggu persilangan itu terjadi secara alami, beberapa ilmuwan sengaja menyilangkan kedua jenis virus maut itu di laboratorium.
Jinhua Liu dan timnya meneliti hal tersebut di China Agricultural University di Beijing, China akhir tahun 2010 lampau, seperti dipublikasikan oleh Proceedings of the National Academy of the USA awal Maret 2011 ini. Hasilnya ternyata kedua virus tersebut mampu menghasilkan virus yang sangat berbahaya bagi kehidupan manusia. Dari 127 virus hasil persilangan, 73 (58%) di antaranya memiliki kemampuan  memperbanyak diri dan hidup seperti virus induknya. Sementara itu 28% hasil persilangan memiliki kemampuan replikasi yang biasa-biasa saja, 4% lemah, dan 10% tidak dapat hidup.
Celakanya, dari ke-73 jenis virus anakan yang  memiliki kemampuan menular seperti flu burung dan flu babi, 8 di antaranya bersifat lebih patogen daripada flu burung maupun flu babi. Atau dengan kata lain, memiliki daya rusak yang lebih hebat terhadap jaringan tubuh yang sehat. Sedangkan 11 virus anakan lagi memiliki sifat patogen yang sama dengan virus flu burung dan flu babi.

virus H1N1 di paru-paru

virus H1N1 di paru-paru
Dalam penelitiannya, Jinhua Liu dibantu oleh Yipeng Sun, Jingjing Wang, Qingdong Tang, Yanxin Hua, Xueli Chao, dan Hanchun Yang. Ketujuh orang tersebut merupakan peneliti di Laboratorium Zoonosis Kementrian Pertanian, College of Veterinary Medicine, China Agricultural University, Beijing. Selain itu turut melakukan penelitian Kun Qin dan Yuelong Shu dari Chinese National Influenza Center sekaligus peneliti di Laboratorium Molecular Virology and Genetic Engineering.
Saat ini, sekitar 33.000 orang meninggal karena influenza biasa setiap tahun. Hal ini makin diperparah dengan endemi flu babi yang menjadi perhatian publik sejak ditemukan menjangkiti seorang pria Mexico pada tahun 2009. Meskipun pria tersebut sudah diisolasi, tak urung virus ini menyebar juga ke seluruh dunia dan cukup bikin geger. Kini WHO menyatakan bahwa wabah flu babi memasuki periode pasca-pandemik, meskipun siklus pandemi dapat berulang dalam beberapa tahun ke depan (www.who.int/csr/disease/swineflu/en/).
Selain telah menyerang ratusan ribu unggas di Indonesia, flu burung ditengarai juga telah menulari ternak dan manusia. Jinhua Liu mengungkapkan sebuah survey di China yang menyatakan bahwa 13,7% -- 37,2% penduduk China diduga telah atau pernah terinfeksi virus H9N2. Ia menambahkan bahwa penderita flu burung menunjukkan gejala-gejala mirip influenza biasa, sehingga kerap luput dari pengamatan. Hal ini merupakan bahaya tersendiri.

Peter Palese, virologist dari Mount Sinai Medical Center di New York, mengatakan bahwa penemuan ini sangatlah penting. Meskipun tidak semua virus yang berbahaya bagi tikus akan menunjukkan reaksi yang sama pada manusia, namun sudah sepatutnya jika pemerintah waspada menghadapi wabah yang mungkin saja terjadi. Diharapkan otoritas berwenang setiap negara, terutama di benua Amerika dan Asia, segera bersama-sama berusaha mengantisipasi terjadinya kemungkinan terburuk yang diakibatkan munculnya virus “superflu” ini.
Di lain pihak, pembuatan virus yang berbahaya di laboratorium sudah sejak lama menuai kritik serta menimbulkan kontroversi. Banyak orang berpendapat bahwa pembuatan virus tersebut bisa disalahgunakan menjadi senjata biologis bila terjadi perang. Akan tetapi Ab Osterhaus (seorang virologist dari Erasmus University Medical Center di Rotterdam, Belanda) mengatakan bahwa umat manusia tidak perlu malu atau menolak penelitian-penelitian semacam ini. “Makin banyak informasi yang kita dapatkan, makin baik,” imbuhnya.
Sekadar anjuran, kita sebaiknya tidak lagi memandang gejala influenza dengan sebelah mata. Memang, “penyakit sejuta umat” ini kerap disepelekan karena toh biasanya sembuh sendiri asal cukup makan dan istirahat. Namun, dengan kemungkinan munculnya virus-virus baru yang berbahaya, ada baiknya jika kita sesegera mungkin berkonsultasi dengan dokter jika menderita gejala flu.

SUMBER

Senin, 05 Desember 2011

Bahaya Kesehatan di Balik Jus Apel

http://resepsedap.com/wp-content/uploads/2010/05/jus-apel-labu.jpg

Jika Anda pikir jus buah adalah minuman yang sehat, sebaiknya pikir kembali. Menurut pakar kesehatan, jus buah justru bisa memiliki efek buruk terhadap kesehatan. Salah satu yang berbahaya adalah jus apel.

Menurut pakar kesehatan dan nutrisi, jus apel bisa berbahaya bagi berat badan dan gigi pada anak. Jus apel dipercaya mengandung banyak kalori dan pada beberapa kasus, juga mengandung gula dan soda.

Membiarkan anak meminum jus apel, sama saja seperti membiasakan anak mengonsumsi makanan manis dan menjauhkannya dari makanan serta minuman sehat. Belum lagi adanya risiko obesitas yang akan dihadapi si kecil di kemudian hari.

"Jus apel seperti air gula. Saya tidak akan membiarkan anak saya yang berusia 3 tahun meminum jus apel'," ujar Judith Stern, profesor dalam bidang kesehatan dan nutrisi di University of California.

Belakangan ini banyak dijumapi jus yang telah dilengkapi dengan berbagai macam vitamin. Namun hal tersebut tidak memuaskan beberapa ahli gizi. Menurut mereka dengan adanya vitamin, minuman itu tetap tak bisa disebut sebagai minuman sehat.

"Jika tidak sehat pada awalnya, menambahkan vitamin tidak membuatnya jadi makanan atau minuman sehat. Jika minuman itu malah menambah berat badan Ada, maka itu bukanlah pilihan yang sehat," jelas Karen Ansel, pakar diet dan juru bicara American Dietetic Association.

Menurut catatan akademi pediatrik, kandungan karbohidrat, dan gula lebih banyak ditemukan dalam jus apel ketimbang susu. Jus hanya mengandung sedikit protein dan mineral, serta tak ada serat. Minum jus memberikan banyak banyak kalori dengan cepat tanpa menyadari berapa banyak yang telah dikonsumsi.

"Saya menyarankan untuk memakan apel secara langsung, dan Anda akan merasa jauh lebih baik," tutur Ansel, seperti yang dikutip dari MSN.

Jika Anda dan keluarga ingin mengonsumsi jus buah, berikut ini beberapa saran dari para ahli nutrisi:

1. Pilih jus yang diperkaya dengan kalsium dan vitamin D-3

2. Hindari memberikan jus pada anak sebelum usianya 6 bulan. Jangan menarus jus ke dalam botol tertutup, karenakan membuatnya meminum sepanjang hari. Akibatnya, gigi menjadi rusak.

3. Batasi jumlah jus yang akan dikonsumsi. 4 sampai 6 ons per hari untuk anak usia 1 hingga 6 tahun. 8 sampai 12 ons untuk mereka yang berusia 7 hingga 18 tahun.

4. Dorong anak untuk lebih banyak makan buah utuh ketimbang jus.

5. Jangan terpengaruh dengan label yang mengklaim 'tidak ada tambahan gula' atau 'bebas kolesterol', karena itu tidak benar.

SUMBER

Andik Vermansyah Buka Jalan Ke Eropa

Musim lalu, saat masih bermain bersama Persebaya 1927 di LPI, Andik sudah disodori tawaran gabung Benfica Portugal. 

Andik Vermansyah - Indonesia U-23 (GOAL.com/Sumarno)

 

 

 

 

 

 

Mencuri perhatian David Beckham saat Timnas menjamu LA Galaxy, pamor Andik Vermansyah makin melambung. Apalagi, sebelumnya, gelandang mungil Persebaya ini juga tampil ciamik bersama Timnas Sea Games.

Kondisi ini membuat mental Andik Vermansyah lebih siap. Buktinya, pemain produk asli Surabaya ini menyatakan kesiapan tinggalkan Persebaya dan merumput di Eropa atau Amerika Serikat. 

"Berat memang tinggalkan Persebaya. Tapi demi masa depan, saya siap jika harus pergi ke Eropa atau Amerika. Saya akan coba satu musim di sana," tandas Andik tanggapi ramainya pemberitaan ketertarikan klub Eropa mengontaknya.

Kesiapan Andik ini bisa dikata langkah maju. Musim lalu, saat masih bermain bersama Persebaya 1927 di LPI, Andik sudah disodori tawaran gabung Benfica Portugal.

Penampilan Andik membuat Direktur olahraga Benfica, Rui Costa terpikat. Saat itu Andik ditawari oleh pelatih Persebaya saat ini, Divaldo Alves untuk hijrah ke negeri asal Cristiano Ronaldo tersebut. Tapi Andik saat itu menolak dengan alasan keluarga dan bahasa.

Selain Benfica, LA Galaxy juga tertarik. Pelatih Galaxy, Bruce Arena menyebut Andik dan Greg Nwokolo sebagai dua pemain yang layak training di tim yang diperkuat Landon Donovan itu.

SUMBER

Dampak Buruk dari Kecanggihan Elektronik bagi Kesehatan Manusia


Efek samping alat komunikasi
Dibalik kemudahan dalam berkomunikasi, mengakses berita-berita terkini, mencari informasi-informasi yang kita belum ketahui, dan lain-lainnya. Ternyata kemudahan tersebut juga memberikan dampak negatif yang cukup membuat kita perlu berpikir untuk kedua kalinya. Tergantung bagaimana cara kita dalam membatasi frekuensi pemakaian dan juga memanfaatkannya fungsi dari masing-masing tehnologi tersebut sebijak mungkin dengan sesekalli mengistirahatkan sejenak waktu pemakaian untuk kesehatan kita sendiri.
Menurut beberapa penelitian yang tertera dalam sebuah situs VIVAnews.com menyebutkan, “menghabiskan waktu lebih dari lima jam per hari di depan komputer bisa merusak jantung dan menjurus pada kematian yang lebih cepat”, “perkembangan otak pada anak-anak di bawah umur Sembilan tahun dapat mengalami kerusakan”, “efek radiasi dari sebuah ponsel dapat membahayakan kesehatan anak-anak di bawah umur dua belas tahun”.

Bukti-bukti tersebut ditemukan para ahli baik dalam bidang psikolog dan kesehatan setelah melakukan penelitian pada para pengguna tehnologi informasi dan komunikasi. Sungguh suatu hal yang sangat ironis sekali mengetahui fakta-fakta tersebut, dimana kita sesungguhnya dimudahkan dalam melakukan komunikasi dan juga mencari informasi-informasi yang berguna bagi kita atau mungkin juga para pekerja yang mengharuskan dirinya berhadapan dengan layar komputer selama berjam-jam.
Begitu pula halnya dengan alat komunikasi sehari-hari yang sering kita gunakan yaitu ‘handphone’ yang sekarang sudah seperti kita membeli kacang saja. Jika kita terlalu lama berbicara menggunakan ‘handphone’ maka kita akan terkena dampak radiasi yang ditimbulkan oleh ‘handphone’ tersebut yang dapat mengganggu kesehatan kita dalam jangka waktu panjang.
Penyebab jika kita terlalu asik atau berlama-lama bermain komputer, bekerja menggunakan komputer, ataupun mungkin juga bagi yang senang menikmati acara televisi dalam waktu yang  lama akan mengalami resiko kematian lebih cepat, hal ini dikarenakan tubuh kita mengalami penurunan 90% lipoprotein lipase dan enzim jantung yang sehat dan terjadi pembengkakan dan masalah metabolisme yang disebabkan oleh ketidakaktifan anggota tubuh kita ketika kita melakukan aktivitas tersebut.

Dampak negatif lainnya adalah ‘Computer Vision Syndrome’ (CVS) yang mengakibatkan iritasi pada mata kita, seperti mata menjadi merah; berair; ataupun terasa kering, dan disertai dengan kepala kita menjadi pening atau migraine pada kepala kita dan leher menjadi pegal-pegal. Jika ada sebuah pernyataan saat ini dimana anak-anak pada usia dini lebih baik untuk diajarkan cara menggunakan komputer dengan baik. Namun, menurut psikolog Dr. Aric Sigman dalam situs VIVAnews menyebutkan bahwa, “Komputer juga bisa merusak otak anak-anak yang masih dalam usia perkembangan, karena pada usia dini kemampuan untuk mencurahkan perhatian pada suatu hal menjadi berkurang. Hal tersebut dikarenakan terjadinya konflik antara multitasking dan konsentrasi yang berkelanjutan pada anak-anak”.

“Handphone” atau ponsel adalah sebuah alat komunikasi yang saat ini hampir seluruh umat manusia di dunia pasti memilikinya. Namun, bagaimana jika alat tersebut ternyata juga turut berdampak buruk bagi kesehatan kita? Mungkin semasa sekolah kita pasti pernah mengenal istilah ‘radiasi’ yang jika terkena pada diri kita secara langsung akan berdampak buruk bagi kesehatan kita sendiri. Hal ini pun sama dengan dampak buruk yang ditimbulkan oleh ponsel yang kita miliki tersebut, karena menurut Profesor Lawrie Challis, ponsel memiliki efek radiasi yang sangat berbahaya untuk kesehatan kita.
Terlebih bagi anak di bawah usia dua belas tahun yang sistem kekebalan tubuhnya masih dalam tahap perkembangan. Ia menghimbau agar para orang tua tidak membiarkan anak-anak di usia dua belas tahun tidak menggunakan telepon seluler tersebut karena dapat memicu gangguan kesehatan yang cukup serius. Memang dampak tersebut berlangsung dalam jangka panjang sehingga akan diketahui setelah beberapa tahun ataupun puluhan tahun dari efek radiasi dari ponsel.

Sebuah kenyataan yang sungguh sangat ironis sekali bagi kita semua. Sebuah perkembangan pesat dalam bidang elektronik dan tehnologi ini ternyata juga memiliki dampak buruk yang cukup signifikan bagi kesehatan manusia. Namun kita dapat mengurangi efek tersebut jika kita dapat membatasi frekuensi pemakaian alat-alat tersebut.



SUMBER 

Langsat/Duku, Si kecil yang banyak manfaat



Selain buahnya yang manis dan menyegarkan duku atau yang dikenal juga dengan nama langsat ini mempunyai banyak manfaat. Buah yang dapat tumbuh subur di daerah beriklim basah dengan curah hujan tinggi ini memliki nama kimia Lansium Domesticum Correa berasal dari tanaman berkayu yang hidup menahun.  Buah duku ini terkenal di daerah Asia Tenggara sebelah barat, walaupun buah duku tidak terkenal seperti buah-buahan lainnya yang sudah dikenal luas manfaatnya tapi jangan remehkan khasiat yang dimiliki buah berbentuk bundar ini.
Kandungan yang terdapat dalam buah duku untuk setiap seratus gramnya mengandung kalori 70 kal, protein 1.0 gram, lemak 0.2 gram, karbohidrat 13 gram, mineral 0.7 gram, kalsium 18 mg, fosfor 9 mg, dan zat besi 0.9 mg.  Kandungan ini setingkat lebih tinggi dibandingkan kandungan yang terdapat dalam buah apel atau jeruk manis.

Buah duku yang enak dimakan dalam keadaan segar, mempunyai banyak khasiati dari mulai pohon sampai kulit buah duku semua bisa digunakan untuk kesehatan, pengobatan, bahkan sebagai perkakas.  Bagian apa saja  yang bermanfaat dari buah duku?
Mulai dari kulit buah yang jika dibakar bisa digunakan sebagai pengusir nyamuk selain itu juga dapat digunakan untuk mengobati diare dan dapat menurunkan demam, perasan biji buah duku juga bisa digunakan sebagai obat sakit kepala, kulit batang dan bijinya dapat digunakan sebagai obat malaria, batang kayunya yang sangat kuat dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat kotak kayu dan berbagai macam perkakas, sedangkan pohon duku yang berdaun rindang sangat berfungsi melindungi tanah dari erosi air hujan dan dapat menghasilkan humus.

Banyak sekali bukan manfaat yang dimiliki buah duku ini selain sebagai obat bisa juga melindungi tanah dari erosi air hujan.  Walaupun bentuknya yang kecil namun kandungan yang dimilikinya bisa mengalahkan kandungan dari buah apel dan jeruk.  Buah duku ini dapat diperbanyak dengan cara diperbanyak bijinya, dapat pula diambil dari anakan yang tumbuh di sekitar pohon induknya, bahkan dapat diperoleh dengan cara cangkok.
Penyebarannya yang mudah dan bermanfaat sebagai obat maka buah duku pantas sebagai buah yang dapat disejajarkan dengan buah lain seperti strawberry, apel, alpukat, jeruk dan buah lainnya yang sudah terkenal khasiatnya.  Selamat Mencoba!



SUMBER

Manfaat Jengkol dan Pete


 Hallo semua, dalam kesempatan kali ini saya akan memberikan informasi tentang "Manfaat Jengkol dan Pete" Silahkan disimak!!

Jengkol dan pete, inilah dua buah yang dianggap seperti pasangan sejoli karena baunya yang sama-sama menyengat dan sering dihindari orang. Banyak yang menganggap bahwa kedua jenis buah itu tidak layak dikonsumsi atau mungkin malu untuk mengkonsumsinya meski suka. Baunya memang jadi masalah utama bagi penikmatnya. Karena itulah kedua buah ini sering digolongkan sebagai makanan kelas rendah; selain karena murah, tak banyak kalangan orang berada yang mau memakannya. Tapi tahukah anda bahwa jengkol dan pete memiliki berbagai manfaat yang sangat penting untuk tubuh kita? Berikut ini adalah faktanya.
Pertama adalah jengkol. Jengkol sendiri terdiri dari berbagai vitamin, asam jengkolat, mineral, dan serat yang tinggi. Jengkol memiliki khasiat diuretic yang dapat membantu melancarkan pembuangan urine, dan hal ini sangat menguntungkan bagi penderita penyakit jantung koroner.  Seratnya dapat melancarkan buang air besar, dan secara tidak langsung dapat membantu melangsingkan perut yang buncit akibat sulit BAB. Karena itu juga jengkol digunakan sebagai bahan cuci perut yang ampuh selain apel.
Manfaat lainnya adalah mencegah penyakit diabetes/kencing manis dikarenakan kandungan asam dan mineralnya. Namun asam jengkolat yang terdapat di jengkol berupa kristal dan tidak mudah larut oleh air. Karena itu saran dalam mengkonsumsi jengkol adalah jangan berlebihan, karena ginjal bisa jadi tidak dapat menyaring asam tersebut dalam jumlah yang kelewat banyak hingga akhirnya mengalami sulit berhenti buang air kecil atau sering disebut anyang-anyangan.
Sedangkan pete/petai, memiliki manfaat yang lebih banyak lagi dibandingkan jengkol. Dan menurut saya bau pete lebih menyengat jika dibandingkan saudaranya; jengkol. Yah, mungkin ini bayaran dari banyaknya untung yang didapat jika memakan pete—yaitu baunya juga lebih menyiksa. Pete mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa dan dikombinasikan dengan serat tinggi.
Kandungan gula ini membuat pete jadi banyak diambil manfaatnya sebagai penambah tenaga. Tak heran jika banyak atlit yang menkonsumsi pete untuk menjaga tubuh mereka agar tetap fit. Penelitian juga menyebutkan bahwa dengan menkonsumsi 2 porsi pete per hari dapat menambah suplai tenaga hingga 90 menit.
Kandungan tryptophan dan vitamin B6 di dalam pete juga bisa membantu emosi seseorang untuk menjadi lebih tenang dan bisa mengurangi tingkat depresi. Bagi para penderita tekanan darah tinggi, buah ini juga termasuk makanan yang aman dikonsumsi. Ini karena banyaknya kalium yang terkandung di pete tetapi rendah garam. Begitu tingginya kandungan kalium di pete hingga membuat FDA Amerika member ijin kepada perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi terhadap kemampuan pete dalam menekan resiko darah tinggi dan stroke.
Kaliumnya yang tinggi juga dapat meningkatkan konsentrasi otak dan secara tidak langsung membantu menumbuhkan kecerdasan anak di usia pertumbuhan. Pete juga bisa membantu orang yang ingin berhenti dari kecanduan rokok. Kandungan vitamin B6, B12, magnesium dan kaliumnya dapat menekan kebutuhan nikotin dan membuat orang tersebut justru merasa tak perlu lagi dengan nikotin. Olesan buah pete pada kulit juga bisa menghindari Anda dari gigitan nyamuk. Jadi tidak perlu membuang uang beberapa ratus perak untuk lotion nyamuk, karena olesan pete pun tak kalah ampuh dan lebih alami. Tapi sayangnya cara ini akan sedikit mengganggu karena dijamin kulit Anda jadi bau pete juga. Hm, yang satu ini kurang efisien, ya.
Selain manfaat-manfaat tersebut, masih banyak lagi segudang manfaat pete yang membuat buah ini menjadi perhatian ahli medis. Antara lain mencegah kegemukan, mengobati anemia, mengobati sembelit, memulihkan seseorang dari mabuk, menyembuhkan luka lambung, mengatur suhu tubuh, bahkan untuk menghaluskan kulit juga—dan pete jadi banyak diekspor ke negara-negara China, Jepang, Korea sebagai bahan kosmetik.
Tidak hanya di Asia, jengkol dan petai sudah mendunia dan penyebarannya benar-benar dirasa bermanfaat bagi orang-orang. Jika disini kita seringkali malu kalau ketahuan makan jengkol dan pete, di luar negeri orang-orang justru mencarinya dan tak keberatan untuk menjadikannya sebagai cemilan harian mereka. Meskipun baunya tak sedap, tapi demi manfaatnya yang begitu besar menjadikan kedua buah ini pantas dinomorsatukan. Asal tidak ada orang lain yang kebauan—cukup diri sendiri saja, hehe—maka tidak masalah lagi jika kita menkonsumsi jengkol dan pete, ya kan?

SUMBER

Blogger ASEAN Ingin Pemerintah Lebih Dengarkan Suara Mereka

Kaum muda ASEAN ingin terlibat aktif membuka ruang komunikasi yang lebih luas dan saling berbagi isu serta pengalaman sehari-hari. Mereka berharap opininya bisa didengar oleh pemerintah ASEAN.

Para pembicara dalam diskusi bertema “ASEAN’s Digital Landscape”, di Pusat Kebudayaan Amerika atau @Amerika di Jakarta, Minggu siang (4/12), dari kiri: Arthit Suriyawongkul (Thailand), Iman Usman (Indonesia), Marcus van Geyzel (Malaysia), dan Zheng ‘William’ Wei (Singapura).   



Para blogger (seseorang yang aktif menulis di blog internet), menilai komunikasi mereka di dunia maya jauh lebih efektif jika dibandingkan komunikasi lewat media konvensional, seperti surat kabar, radio, dan televisi.
Melalui tulisan-tulisan di blog, Iman Usman, blogger asal Jakarta, Indonesia, mengatakan ia bebas bertukar ide dan pengalaman dengan sesama blogger se-Asia Tenggara, bahkan dunia. Apapun topik yang sedang berkembang di dunia nyata, juga menjadi pembicaraan hangat di dunia maya, ungkap mahasiswa Universitas Indonesia berusia 19 tahun itu.
Bersama Iman, tiga orang blogger asal Thailand, Malaysia, dan Singapura juga ikut menjadi pembicara dalam diskusi bertema “ASEAN’s Digital Landscape”, di Pusat Kebudayaan Amerika atau @Amerika di Jakarta, Minggu siang.

“Puluhan tahun lalu pendekatan lewat pemerintah masih digunakan, tapi sekarang ASEAN ingin mendekatkan masyarakatnya. Itu mustahil dilakukan tanpa kita semua merasa memiliki satu sama lain, dan tanpa saling berinteraksi misalnya antara orang-orang Indonesia dengan Malaysia, atau orang-orang Indonesia dengan orang di Singapura atau Thailand, “ papar Iman Usman.
Saat ditanyakan, apakah mereka setuju jika suara para blogger dipertimbangkan oleh pemerintah, keempat blogger ini memberikan jawaban yang beragam.
Iman Usman menilai pemerintah ASEAN sudah saatnya memberikan ruang demokrasi yang terbuka. Ia mencontohkan topik Prita Mulyasari, yang segera mengundang perhatian komunitas blogger ASEAN mengenai layanan Rumah Sakit swasta di Indonesia, atau kisah Briptu Norman Kamaru; anggota Polisi Brimob Gorontalo yang mendadak terkenal setelah memasukkan video-nya di situs youtube.
Sementara, Marcus van Geyzel asal Malaysia sepakat dengan pemikiran Iman, namun ia yakin pemerintah Malaysia tidak akan melakukannya karena kuatir akan mendorong hura hara.

“Apakah pemimpin di ASEAN harus memberi perhatian pada blogger? Sebagai blogger saya pasti katakan “ya”. Tetapi pemerintah Malaysia tidak mungkin mendukung promosi dalam bentuk apapun atas kegiatan para blogger, karena mereka kuatir apa yang dilakukan media sosial online (internet) akan merusak kredibilitas mereka, “ ujar Marcus van Geyzel.
Geyzel lalu mencontohkan demonstrasi para pengacara mengenai UU Parlemen Malaysia, baru-baru ini. Kejadian itu dipicu oleh tulisan seorang blogger.
Blogger asal Singapura, Zheng ‘william’ Wei, mengatakan ia setuju asalkan para blogger mengangkat topik kaum yang selama ini nasibnya tidak diperhatikan pemerintah; misalnya nasib para petani.
Sedangkan Arthit Suriyawongkul dari Thailand, menilai UU di setiap negara berbeda sehingga akan sulit untuk menyamakan aturan untuk blogger. Belum lagi isu keamanan nasional dan regional yang menjadi keprihatinan utama pemimpin ASEAN.


 SUMBER

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More